Read more
PEMUDA..??
saya mengajak anda sekalian pembaca terlebih dahulu untuk merenungi, apa yang
terlintas di benak pembaca sekalian tentang pemuda?
Islam
adalah agama yang sangat memeperhatikan dan memuliakan para pemuda. Begitupun
al-Qur'an sendiri juga banyak menceritakan gambaran-gambaran mengenai pemuda,
Begitu juga ada banyak hadist yang menceritakan tentang pemuda, sebagaimana
salah satu hadist ini, Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda dalam
hadits Abdullah bin Mas’ud -radhiallahu ‘anhu-, “Tidak akan beranjak
kaki anak Adam pada Hari Kiamat dari sisi Rabbnya sampai dia ditanya tentang 5
(perkara) : Tentang umurnya dimana dia habiskan, tentang masa mudanya dimana
dia usangkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan kemana dia
keluarkan dan tentang apa yang telah dia amalkan dari ilmunya”. (HR.
At-Tirmizi) Hadits di atas jelas menunjukkan bahwa masa muda merupakah
salah satu nikmat terbesar yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan
Allah, sekaligus menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan usia
muda dan para pemuda.
“Setiap kali saya menghadapi masalah-masalah besar yang saya
panggil adalah anak-anak muda (Umar bin khattab”). Perkataan Umar ini juga
menunjukan bahwa begitu besarnya pengaruh yang bisa diciptakan oleh
tangan-tangan para pemuda dan juga tidak diragukan lagi bahwa para pemuda
memiliki peran yang sangat penting dalam tatanan kehidupan manusia secara umum dan
masyarakat kaum muslimin secara khusus
Pemuda dan islam , kita semua mengetahui
bahwa dua kata tersebut adalah dua pondasi yang mempunyai pengaruh besar dalam
keberlansungan hidup pribadinya, keluarganya, masyarakatnya tempat dia tinggal
dan bahkan Negara yang dia tinggali, dan dengan kedua kata tersebutlah jika
saling bersatu Insya Allah dunia ini akan menuju kepemimpinan yang hakiki
Sepanjang sejarah manusia, pemuda adalah
pelopor, karena banyak di temukan berbagai perubahan yang terjadi di setiap bangsa,
pemuda adalah penggeraknya. Di balik setiap transformasi sosial, motor utamanya tak lain
adalah pemuda. Ibarat sang surya, maka pemuda bagaikan sinar matahari yang
berada pada tengah hari dengan terik panas yang menyengat. Berbagai bakat,
potensi, kecenderungan, baik mengarah kepada kebaikan maupun kepada kejahatan
memiliki dorongan yang sama kuatnya ketika pada masa muda. Itulah sebabnya,
kegagalan dan keberhasilan seseorang, kematangan kepribadian manusia pada masa
tua ditentukan oleh masa mudanya.
Pemuda juga di harapkan sebagai wajah dan potret masa depan
Indonesia, oleh karena itu mengapa pemuda bagian dari salah
satu tiang suatu Negara yang berarti sebagai salah satu factor
terbentuknya suatu Negara menuju masyarakat yang madani, tapi kita telah
dikagetkan oleh sebuah fakta yaitu begitu banyak dari generasi muda saat ini
yang sudah jauh dari agama, hancur moralnya dan buruk kelakuannya. Sehingga
kedepannya secara otomatis juga akan berdampak buruk terhadap lingkungan
tersebut, Secara garis besar hal ini dikarenakan pembentukan dari karakter
pemuda tersebut belum menyadari akan akar sejarahnya dengan kuat, yang dimana
banyak pemuda yang kita ketahui pada zaman dahulu banyak membuat decak kagum
kita, tapi sekarang kita sekali lagi dikagetkan oleh sebuah fakta bahwa
generasi muda saat ini mengalami Krisis karakter.
Pemuda
juga ketika kita mendengar katanya bisa lansung banyak mengartikan dari
sejarah-sejarah yang pernah ada akan kehebatan dari seorang pemuda, dari nilai
umum yang kita ketahui akan kehebatan-kehebatan yang dimiliki oleh seorang
pemuda yaitu energy yang berlebih, semangat yang membara, kekuatan yang
tiada habisnya, daya kreasi yang tak pernah terhenti dan generasi untuk
kepemimpinan masa depan, tapi itu semua tetap kita kembalikan lagi kepada
bagaimana pembentukan karakter pribadi dari pemuda itu sendiri yang itu akan
menjelaskan bagimana dia akan terbentuk seperti yang diharapkan, bahkan salah
seorang ulama mengatakan bahwa tampilnya kebaikan umat, tergantung bagaimana
kebaikan akhlak pemudanya. Hal ini membuktikan bahwa pemuda adalah sebuah
bagian penting dalam kehidupan masyarakat sebagai keberlansungan hidup yang
sejahtera.
DAFTAR PUSTAKA
§ Pemuda Dalam Islam | Al-Atsariyyah.Com
§ Catatan Seorang iLmuwan ..: Pemuda Dalam
Pandangan Islam
§ Lamuri Online: Pemuda, Dimanakah Kalian
Berada? Oleh : Ahmad Faizuddin, M.Pd
§ PERAN PEMUDA DALAM ISLAM (Sebuah Refleksi
Pemuda Dahulu dan Sekarang) Oleh: Dedi Sufriadi ed Daudy
§ Panggung Pemuda Oleh: Anis matta, Lc
§ Pesan untuk Pemuda Islam « Aufia, blognya
keluarga Aufa
§ http://majalah.hidayatullah.com/?p=2907
Read more
Berawal dari sebuah diskusi hangat bersama Ust.Anis matta, Lc pada hari minggu (15 april 2013) di sebuah ruangan yang cukup nyaman dan kondusif, kami berdiskusi dan mendengarkan sebuah siraman motivasi dan ruhani yang tidak bisa dihargai oleh materi apapun karena itulah yang kami perlukan untuk terus bersatu, berkarya dan bermanfaat untuk orang lain.
Dalam sebuah
diskusi ringan yang di selingi dengan tawa dan candaan ringan, ada sebuah
usulan bagus dari salah satu anggota garuda keadilan untuk bisa memberikan slot
waktu penampilan dan kreasi seni para seniman garuda keadilan di sebuah acara
besar yaitu Milad PKS yang ke XV, kemudian presiden PKS pun menyetujuinya dan
memberikan arahan untuk berkoordinasi dengan ust. Taufik Ridho dan para panitia
pelaksana di Semarang.
Semangat
antusiasme yang bagus adalah rasa yang pertama kali dapatkan setelah diterima
usulan tersebut, oleh karena itu kami mulai bergerak dengan cepat dan menyusun
strategi untuk menampilkan sebuah pertunjukan seni yang bagus dan menarik. Ada
banyak anggota garuda keadilan yang ingin hadir dan berkontribusi dalam
memeriahkan acara ulang tahun PKS tersebut, karena ini adalah sebuah momen
besar untuk menunjukkan skill dan kesenian yang dimiliki garuda keadilan untuk
memperlihatkan sayap yang indah dan menunjukkan taring taring yang tajam kepada
semua orang.
Garuda keadilan
sudah tersebar di beberapa provinsi Indonesia, diantaranya ada garuda keadilan
provinsi Sumatra, Jakarta, Jawa barat, Jawa tengah, Jawa timur, Kalimantan,
Sulawesi, dan insya allah akan berlanjut ke papua. Alhasil yang menjadi
perwakilan dari garuda keadilan adalah, para pengurus dari garuda keadilan
pusat, garuda keadilan Jakarta, dan garuda keadilan Sumatra, semuanya bertotal
sekitar 30 orang.
Latihan pun
mulai kami lakukan setiap hari sebelum tampil di atas panggung, kami hanya
mempunyai waktu sekitar 3 hari untuk berlatih dan menyelesaikan semua urusan
seperti akomdasi keberangkatan dan penginapan, kordinasi waktu, dan
konsumsi,juga urusan teknis yang lainnya. Perjalanan pun tidak mulus, ada
banyak rintangan yang kita harus dilewati dan dihadapi, mulai dari masalah
koordinasi dengan panitia yang terhambat dan ada nya miss komunikasi, akomodasi
keberangkatan yang simpang siur, penginapan yang belum bisa dipastikan, musibah
yang menimpa salah satu anggota kami, jadwal latihan yang singkat dan berbagai
macam ujian dan masalah lainnya. Dengan izin allah kami diberi kekuatan untuk
melewati semua ujian yang ada dan akhirnya bisa pergi ke Semarang dengan
selamat.
Penginapan dan
akomodasi konsumsi dibagi ke beberapa tempat penginapan yang sudah disiapkan
oleh panitia, dan kami bepencar sesuai dengan arahan dan ketentuan panitia.
Garuda keadilan Pusat dan Sumatra berada di penginapan khusus untuk wilayah
Sumatra dan sekitarnya, sedangkang Garuda Keadilan Jakarta di tempatkan bersama
para pengurus daerah khusus untuk daerah Jakarta dan sekitarnya.
Waktu
penampilan pun dimulai, kami dijadwalkan untuk melakukan gladiresik terlebih
dahulu pada tanggal 19 april 2013 jam 16.00-18.00, optimisme dan semangat yang
membara menjadikan kami seakan air tsunami yang menghantam seluruh masalah yang
menghadang dan angin puyuh yang menghancurkan semua cobaan. Penampilan awalpun
dimulai, yaitu pengurus garuda keadilan pusat (Furqon, izzat, dan usaid dkk)
membawakan senandung nasyid yang indah dan merdu seperti kicauan burung di pagi
hari yang menyapa dedauanan dan ranting-ranting yang bergelayutan sambil
bertasbih kepada-Nya.
Penampilan Band
dari garuda keadilan Sumatra-pun tidak mau kalah, dengan penuh kreativitas dan
skill pemuda Indonesia, mereka membawakan lagu-lagu terbaiknya dan membuat para
hadirin terhibur dengan nyanyian dan alunan music yang indah dan selaras,
bagaikan nada yang menyatu dan menciptakan harmoni di setiap bait baitnya.
Tampilan
tampilan para pengurus garuda keadilan pusat dan Sumatra telah membuat satu
catatan sejarah yang patut dicatat dan dicontoh dengan baik, maka para pengurus
garuda keadilan Jakarta termotivasi untuk mengikuti dan menorehkan tinta emas
dalam penampilan seni tersebut untuk membuktikan bahwa sang garuda itu siap
terbang dan tampil diudara dengan kepakan sayapnya dan paruhnya yang indah juga
tajam.
Kerikil dan
batu ujian pun hadir, para pengurus garuda keadilan Jakarta di prediksi tidak akan
bisa tampil karena masalah waktu yang padat , ada “ngaretnya” acara , ditambah cuaca buruk yang sudah
mulai gerimis ditempat pentas seni. Semangat dan antusiasme pengurus garuda
keadilan Jakarta mulai berkurang dan bingung, karena mereka sudah siap tampil
untuk melakukan pantomim dan puisi dengan judul “pergolakan Partai Keadilan
Sejahtera”.
Allah menjadi
tempat kembali sekaligus menjadi sumber kekuatan yang nyata, sehingga dengan
kemurahan hatinya dan rahmat Allah gerimis pun mulai berhenti dan panitia
menetapkan bahwa garuda keadilan Jakarta bisa tampil di atas panggung pada jam
21.30 dengan durasi 10 menit. Seakan harimau yang bangun dari tidurnya, para
pengurus garuda keadilan siap untuk tampil diatas panggung dengan semangat dan
percaya diri.
Waktu
penampilan pun dimulai, para aktor pantomime masuk ke dalam panggung dan
menampilkan sebuah gerakan yang “slow motion” kemudian melakukan “koreo”
(gerakan) yang sudah diatur agar para
hadirin bisa membaca apa maksud dari pantomime tersebut kemudian diakhiri
dengan puisi yang begitu menggugah semua orang sehingga ada salah seorang
hadirin yang bersemangat dan ada juga yang meneteskan air matanya ketika
menghayati bait demi bait.
Tujan dan
maksud dari pantomime tersebut tidak lain untuk menciptakan semangat yang
menjulang tinggi dan sebagai rasa cinta kami kepada ayah kami yaitu ust.luthfi
hasan ishaaq yang telah mendidik dan mengajari kami nilai nilai pejuangan agar
kami bisa terus berjuang dan bisa menjadi sultan Muhammad Al fatih (penakluk
konstatinopel) dan thariq bin ziyad sang penakluk Andalusia (spanyol). Sebelum
tampil, Aktor pantomime-pun di seleksi dengan ketat dan dengan sengaja pembaca puisi langsung
dibacakan oleh putri ust luthfi yaitu (mardhiyah luthfi) juga ditemani oleh
Muhammad fayruz agar tampilan bisa sesuai , sukses dan sempurna. Alhasil rating
yang didapat para pengurus garuda keadilan Jakarta adalah sangat baik juga
memuaskan.
Semakin bisa
merasakan rasa pahit, maka seseorang akan bisa merasakan rasa manis yang tiada
tara, itulah prinsip yang kami pegang teguh untuk mengarungi bahtera perjuangan
ini agar bisa kokoh dari badai yang ada, karang-karang yang menghadang, ombak
liar yang menghambat sehingga kami bisa sampai di pulau yang dicita citakan
yaitu kesuksesan di dunia dan akhirat.
Waktu untuk
berpisah sudah datang, para peserta Milad PKS mulai berpulangan ke masing
masing daerahnya, karena memang acara sudah ditutup pada malam pentas seni
(19-04-2013) dan sekarang adalah waktu untuk pulang dan berpisah diantara kami
semua, ada rasa sedih yang terselubung diantara kami karena harus berpisah,
juga ada rasa bahagia karena seluruh pengurus garuda keadilan telah
berkontribusi dengan baik dalam acara pentas seni dan budaya dan semua itu
membuat kami saling mendoakan didalam sujud dan alunan doa rabithah yang dibaca
setiap harinya, maka kami saling berpamitan dan bersalam salaman dengan semua
peserta juga panitia untuk menghapuskan dosa dosa yang telah dilakukan dengan
sengaja atau tidak sengaja pada acara tersebut, semoga Allah memberkahi seluruh
langkah dan perjuangan agar bisa mendapatkan ridho dan surganya diakhirat di
akhirat nanti.
Kereta,
kendaraan yang kami pakai untuk berpulang ke masing masing daerah kami, dengan
kecepatan, fasilitas, harga terjangkau dan daya waktu yang sangat efektif
menjadikan alat transportasi yang cocok kami gunakan, walaupun ada yang kembali
ke daerahnya menggunakan kendaraan pribadi, pesawat atau bis tidak membuat kami
terpecah dan jatuh kedalam sifat-sifat buruk seperti iri, dengki, ria, dll.
Naudzubillah.
Penulis
: Sa’id Al-khudry
·
Ketua Garuda Keadilan Jakarta
·
Trainner qur’an
·
Public speaker
·
Master ceremony
·
Mahasiswa LIPIA
Read more
Sejenak diam dalam gelap. Hening. Dan hanya
rintik airmata mengalir perlahan membasahi lantai tempatku berpijak. Negeriku Indonesia. Tempat lahir pejuang bangsa. Kasihan sekali kamu nak. Lihat sekarang kerusuhan terjadi dmn2. Entah akan jadi apa negeri ini bbrp tahun kedepan. Kebencian tak lagi ada yg menampung. Kebohongan terbiasa diucapkan. Kesombongan, arogan, kekuatan, kekuasaan sudah jd sifat umum manusia-manusianya. Indonesia.
Kau adalah negeri dgn jumlah umat islam terbanyak kedua didunia setelah Saudi Arabia. Tapi banyaknya hanya bagai buih di lautan. Lemah dan cepat hilang.
Kaupun pasti tau Indonesia. Lihat saja sesama muslim mereka saling hina dan merendahkan. Padahal Alloh bilang semua manusia sama derajatnya kecuali kadar keimanan mereka. Kau tahu Indonesia. Aku hanya ingin umat islam bersatu. Dan kau pasti tahu Indonesia. Ada bbrp golongan umat islam pada dirimu. Ada Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, Salafi, Ikhwanul Muslimin, Hidzbut Tahrir, Forum Pembela Islam (FPI) dan masih bnyk lagi. Tapi entah kenapa sepertinya mereka bergerak masing-masing. Andai saja umat
islam bisa saling bersinergi. Sungguh kau akan kembali menjadi syurga dunia. Kaupun bisa lihat apa yg diurusi Pemerintah Negeri ini Indonesia. Jutaan uang keluar begitu saja untuk menembak seseorang yang tak berdaya. Untuk mengepung orang yg mungkin tak bersalah. Dan untuk menuduh pria berjenggot dgn sebutan 'Teroris'. Dan akupun sangat miris sekali.
Krn saat kau carut marut. Org di luar sana tertawa melihat kau bersedih. Tertawa melihat kau yg perlahan menjadi budak-budak mereka.
Dan untuk sahabat-sahabatku. Tak perlulah kita terlalu mengkritisi bahwa si 'A' hidup mewah di jalan dakwah sedangkan pengikutnya masih ada yang hidup dengan kesederhanaan. Tak perlulah kita terlalu mengkritisi bahwa si 'A' melarang tahlilan. Tak perlu jua mengkritisi bahwa cara berdakwahnya si 'A' salah. Tak perlu. Urusi saja dirimu. Sudah benar
belum. Kalau kalian pintar dlm berpolitik. Terjunlah kesana. Buatlah pemimpin-pemimpin negeri ini paham akan islam. Jika kalian pintar ilmu syari'ah. Ajarkan rakyat indonesia akn islam yg hak. Kalau kalian mengerti dgn sistem pemerintahan seperti saat zaman Rasululloh SAW dan Khulafa Arrosyidin.
Berikan pemahaman untuk rakyat tentang sistem yang benar dalam bidang pemerintahan. Hingga saat semua manusia yang menumpang kpd Indonesia paham akan islam secara keseluruhan. Maka sudah siaplah negeri ini untuk menjadi syurga terindah didunia. Krn itulah indahnya islam. Jika ada yg kurang
maka akan saling menutupi. Sehingga tak akan terlihat sedikitpun celah bagi org2 kafir untuk menghancurkan umat islam. Sahabat mari saling rangkul bahu kawanmu.
Pegang erat jari jemarinya. Lebarkan senyummu. Dan katakan pada kawanmu 'Sahabat aku mencintaimu krn Alloh. Dan Alloh beri kelebihan padaku dlm bbrp bidang keilmuan. Mari kita sinergikan sahabat. Kita wujudkan Indonesia yg damai penuh cinta dgn islam'.
Dan terakhir untukmu Indonesia. Aku
tahu mngkin kau sudah tak kuat menahan beban dosa kami. Mungkin kau sedang menangis melihat tingkah laku kami. Sungguh aku hanya bisa mendoakanmu. Juga manusia yg menumpang hidup padamu. Iya Indonesia! Aku berharap kelak engkau akan kembali indah. Saat umat islam kembali bersatu.
Bersatu dalam cinta dan kasih sayang. Bersatu dengan senyum dan tawa. Indah bukan Indonesia? Lihat anak-anak bebas bermain disana sini. Tawa khas mereka menghibur hati yang gulana. Semilir angin pagi bertiup menyejukkan hati. Tilawah qur'an syahdu terdengar dimana-mana. Pohon-pohon rimbun menari sana sini. Indah bukan Indonesia? Indah bukan sahabatku tercinta?
(Ya Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul kerana mengasihimu...bertemu untuk mematuhiMu, bersatu memikul beban dakwah mu..Hati-hati ini telah berjanji setia untuk mendaulat dan menyokong syari'at Mu, maka eratlah " Ya Allah akan ikatannya.. kekalkan kemesraan antara hati-hati ini..tunjuklah kepada hati-hati
ini akan jalannya..Penuhkan hati ini dengan cahaya RABBANIMU...yang tidak kunjung malap..Lapangkan hati-hati ini dengan limpahan iman dan keyakinan dan keindahan tawakalMu..Hidup suburkan hati-hati ini dengan MA'RIFAT tentangmu...maka matikanlah pemilik hati-hati ini sebagai
syuhada' dalam agama Mu..Engkaulah sebaik-baik sandaran dan sebaik-baik penolong.....Aamiin)
Fayruz/11/Mei/2013
Read more

PEMUDA..?? saya mengajak anda sekalian pembaca terlebih dahulu
untuk merenungi, apa yang terlintas di
benak pembaca sekalian tentang pemuda?
Islam adalah agama yang sangat memeperhatikan dan memuliakan para
pemuda. Begitupun al-Qur'an sendiri juga banyak menceritakan gambaran-gambaran
mengenai pemuda, Begitu juga ada banyak hadist yang menceritakan tentang
pemuda, sebagaimana salah satu hadist ini, Rasulullah -shallallahu alaihi
wasallam- bersabda dalam hadits Abdullah bin Mas’ud -radhiallahu ‘anhu-, “Tidak
akan beranjak kaki anak Adam pada Hari Kiamat dari sisi Rabbnya sampai dia
ditanya tentang 5 (perkara) : Tentang umurnya dimana dia habiskan, tentang masa
mudanya dimana dia usangkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan
kemana dia keluarkan dan tentang apa yang telah dia amalkan dari ilmunya”. (HR.
At-Tirmizi) Hadits di atas jelas menunjukkan
bahwa masa muda merupakah salah satu nikmat terbesar yang akan dimintai
pertanggungjawaban di hadapan Allah, sekaligus menunjukkan bahwa Islam sangat
memperhatikan usia muda dan para pemuda.
“Setiap kali
saya menghadapi masalah-masalah besar yang saya panggil adalah anak-anak muda
(Umar bin khattab”). Perkataan Umar
ini juga menunjukan bahwa begitu besarnya pengaruh yang bisa diciptakan oleh tangan-tangan
para pemuda dan juga tidak diragukan lagi bahwa para pemuda memiliki peran yang
sangat penting dalam tatanan kehidupan manusia secara umum dan masyarakat kaum
muslimin secara khusus
Pemuda dan
islam , kita semua mengetahui bahwa dua kata tersebut adalah dua pondasi yang
mempunyai pengaruh besar dalam keberlansungan hidup pribadinya, keluarganya,
masyarakatnya tempat dia tinggal dan bahkan Negara yang dia tinggali, dan dengan
kedua kata tersebutlah jika saling bersatu Insya Allah dunia ini akan menuju kepemimpinan
yang hakiki
Sepanjang sejarah manusia, pemuda adalah
pelopor, karena banyak di temukan berbagai perubahan yang terjadi di setiap
bangsa, pemuda adalah penggeraknya. Di balik setiap transformasi sosial, motor
utamanya tak lain adalah pemuda. Ibarat sang surya, maka pemuda bagaikan sinar
matahari yang berada pada tengah hari dengan terik panas yang menyengat.
Berbagai bakat, potensi, kecenderungan, baik mengarah kepada kebaikan maupun
kepada kejahatan memiliki dorongan yang sama kuatnya ketika pada masa muda.
Itulah sebabnya, kegagalan dan keberhasilan seseorang, kematangan kepribadian
manusia pada masa tua ditentukan oleh masa mudanya.
Pemuda juga di harapkan sebagai wajah dan potret masa depan Indonesia, oleh karena itu mengapa pemuda bagian dari salah satu tiang suatu Negara yang berarti sebagai salah satu factor terbentuknya suatu Negara menuju masyarakat yang madani, tapi kita telah dikagetkan oleh sebuah fakta yaitu begitu banyak dari generasi muda saat ini yang sudah jauh dari agama, hancur moralnya dan buruk kelakuannya. Sehingga kedepannya secara otomatis juga akan berdampak buruk terhadap lingkungan tersebut, Secara garis besar hal ini dikarenakan pembentukan dari karakter pemuda tersebut belum menyadari akan akar sejarahnya dengan kuat, yang dimana banyak pemuda yang kita ketahui pada zaman dahulu banyak membuat decak kagum kita, tapi sekarang kita sekali lagi dikagetkan oleh sebuah fakta bahwa generasi muda saat ini mengalami Krisis karakter.
Pemuda juga ketika
kita mendengar katanya bisa lansung banyak mengartikan dari sejarah-sejarah yang pernah ada akan
kehebatan dari seorang pemuda, dari nilai umum yang kita
ketahui akan kehebatan-kehebatan yang dimiliki oleh seorang pemuda yaitu
energy yang berlebih, semangat yang
membara, kekuatan yang tiada habisnya, daya kreasi yang tak pernah terhenti dan
generasi untuk kepemimpinan masa depan, tapi itu semua tetap kita kembalikan
lagi kepada bagaimana pembentukan karakter pribadi dari pemuda itu sendiri yang
itu akan menjelaskan bagimana dia akan terbentuk seperti yang diharapkan,
bahkan salah seorang ulama mengatakan bahwa tampilnya kebaikan umat, tergantung
bagaimana kebaikan akhlak pemudanya. Hal ini membuktikan bahwa pemuda adalah
sebuah bagian penting dalam kehidupan masyarakat sebagai keberlansungan hidup
yang sejahtera.
DAFTAR PUSTAKA
v
Pemuda
Dalam Islam | Al-Atsariyyah.Com
v Catatan Seorang iLmuwan ..: Pemuda Dalam Pandangan
Islam
v Lamuri Online: Pemuda, Dimanakah Kalian Berada?
Oleh : Ahmad Faizuddin, M.Pd
v
PERAN PEMUDA DALAM ISLAM (Sebuah Refleksi Pemuda
Dahulu dan Sekarang) Oleh: Dedi Sufriadi ed Daudy
v
Panggung Pemuda
Oleh: Anis matta, Lc
v Pesan untuk Pemuda Islam « Aufia, blognya keluarga
Aufa
v http://majalah.hidayatullah.com/?p=2907
Read more
Jumat, 15 Maret s/d Ahad, 17 Maret 2013
Malam itu rintik hujan terus membasahi kota metropolitan ini. Angin malam yang berhembuspun sedikit menggigilkan telapak tangan. Namun serbuan air hujan tidak surutkan semangat kami. Wajah-wajah sumringah penuh semangat dan cita-cita besar untuk perubahan bangsa ini, wajah-wajah yang selalu menyinarkan sinar keceriaan,, dan akan tetap bersinarkan ketulusan dalam perjuangan ini, insya allah (aamiin).
Sekitar pukul 21.30, atau kurang lebih nya seperti itu, (karna kebetulan saat itu saya tidak melihat jam) Bis yang kami tumpangi mulai melaju menuju Wisma DPR RI Cikopo, Bogor. Seperti biasa, kami akan selalu memulai segala pekerjaan dengan bismillah dan doa. Agar apa yang akan kami kerjakan nanti tidak bernilai sia-sia. Sang ketua Garuda Keadilan Jakarta pun mulai ambil alih aba-aba, (dikira upacara kale -_-, ya intinya gitu dah) memandu kami berdoa, doa safar, doa agar Allah mudahkan segala urusan kami, juga doa keselamatan, *kemudian hening –berdoa-*. Di awal-awal perjalanan, masih terdengan candaan beberapa pengurus dan korda, Pak Sopir tetap khusyu’ mengemudikan Bus, tapi beberapa saat kemudian, hanya suara deru mesin mobil yang terdengar, beberapa dari kami sudah agak memejamkan matanya, ada juga yang menerawang keluar jendela kaca (mungkin dia penunjuk jalan) ada juga yang asyik menikmati alunan nasyid dari headset Hp nya, ada juga yang di sibukkan dengan mensyen-mensyen di twitter nya, *oopss, keceplosan, hehe* ada juga yang lagi kultwit tentang #cinta sob J … Lengkap deh!! Dan tentu nya ada juga yang perhatikan kalian,, (penulis) kalau tidak saya perhatikan, mana mungkin saya bisa membuat tulisan ini, oke setuju?? Lanjuut cerita….
Perjalanan yang singkat, 1jam kemudian kami sudah tiba di lokasi, cukup kaget dengan dingin nya udara di sana. Angin malam saat itu seolah olah menerobos masuk ke persendian kami, tapi tetap tak mampu kalahkan hangat nya ukhuwah yang baru beberapa saat terjalin… Kemudian kami di arahkan untuk segera menuju tempat peristirahatan, karna agenda besok pagi sudah menunggu kami.
Itulah malam pertama kebersamaan kami, mulai saling mengenal, saling bertanya asal, saling bercerita sekolah, saling bersenda gurau ringan, dan masih banyak lagi. Apa yang kami rasakan dalam hati, rasanya tidak mampu di gambarkan oleh apapun… sangat hangat ukhuwah yang terikat J
**
Dingin udara pagi fajar itu semakin menjadi, rasanya tetap bersembunyi di balik selimut tebal adalah hal yang menghangatkan. Tapi tidak juga demikian, kami bergegas bersiap siap menuju masjid, karna adzan shubuh sudah berkumandang. Masih gelap, namun rasanya sudah sangat terang dengan cahaya yang terpancar dari wajah-wajah kami J. Tapak kaki kami menuju masjid, seolah memecah hening nya jalanan yang basah…
Usai sholat, lanjut ma’tsurot, kemudian tilawah, yakin bahwa hari yang akan kami lalui berkah J.
Hangat nya suasana yang tercipta cukup mengalahkan dingin fajar hari itu, matahari pun mulai menyingsing, menambah kehangatan di bumi Allah ini. Dan Abang Tukang bubur ayam pun berlimpah rizkinya karna turut andil dalam melayani perut kami yang lapar…
**
Usai sudah kegiatan pribadi kami pagi ini. Melanjut ke agenda berikut nya, kami di arahkan untuk segera menuju aula, dimana kami akan mengadakan MUKERWIL GKJakarta.
Singkat cerita, MUKERWIL GKJakarta pun dimulai, Dari Bismillah, berlanjut tilawah, kemudian prakata dari Ketua Pelaksana. Subhanallah!! Kata-katanya seperti mengalir dari hatinya, cinta pada kami semata-mata karna kecintaan nya pada Allah dan dakwah ini. Dan memang seharusnya seperti itu, cinta pada apapun, harus dilandasi dengan cinta pada Sang Pemilik CInta… Tak kalah menyentuhnya, sambutan dari UMMI kami, (aduh, maaf saya lupa nama beliau L), yang semakin mengobarkan semangat juang kami, memberi arahan kebaikan untuk kami, agar kami semakin memperbaiki diri, juga memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah lalu, juga agar kami sadar bahwa betapa pentingnya peran kami dalam menuju target 1 besar di DKI Jakarta!! ALLAHUAKBAR!!! Lagi-lagi hati kami tersulutkan semangat nya. Jaziilan syukrii ummi J.
**
Melangkah ke acara selanjutnya, ah… saya bingung menceritakan nya… intinya, kami mulai agenda mukerwil kami. Mulai berdiskusi sesama Divisi. Korda-korda pun di beri pengarahan oleh DPH, apa itu Garuda Keadila Jakarta, dimana di bentuk, untuk apa di bentuk, mengapa di bentuk, kemana arah pergerakan nya, dan masih banyak lagi. Singkat cerita, ba’da dzuhur kami mulai mendiskusikan seabrek proker-proker yang sudah di godok secara matang oleh masing-masing Divisi sebelumnya. Agaknya, sidang pleno ini sangat menguras tenaga kami, selain harus berfikir yang terbaik keputusan apa yang akan di ambil, juga saling melontarkan argument-argument terbaiknya. Lapar, penat, ngantuk, semua kami lawan.. Perdebatan pun mulai mewarnai siding siang itu, tapi justru dalam perdebatan itulah kami mendapat pelajaran berharga, berani berargumentasi di hadapan majelis. Kami di tuntut angkat bicara, karna tiap anggota memiliki hak suara, entah menyampaikan pendapat nya, atau memberi solusi dalam perdebatan-perdebatan pendapat di antara kami, atau juga sekedar melontarkan lelucon-lelucon kecil, agar suasana tetap hangat dan cair J…
Alhasil, siding pleno selesai saat matahari mulai condong ke timur, rintik gerimis pun kembali menyapa sore kami. Wajah-wajah yang tadi pagi sumringah itu, agak nya sudah sedikit memudar, mungkin karna kelelahan. Selang beberapa saat, beberapa dari kami mulai meninggalkan ruang siding guna istirahat dan sholat maghrib. Namun kami di kejutkan dengan keindahan senja saat itu, gerimis di tengah-tengah sinar matahari senja, menimbulkan pelangi indah di sudut sana, subhanallah!! Mungkinkah ini pertanda bahwa makhluk Allah yang lain di bumi ini pun ikut mensupport agenda kita hari ini?? Wallahu a’lam. Husnudzin saja J. Kami pun tidak ingin menyiakan momentum indah senja kali ini. Segera berpose, lalu mengabadikan nya di kamera Handphone kami. (Narsis dikit lah, hehe).
**
Sekitar pukul 20.00 WIB (cerita di singkat lagi) kami sudah berkumpul kembali di aula, guna men sah kan proker-proker yang sudah kami bahas tuntas seharian tadi. Kali ini, suasana agak sunyi, mungkin sudah terlalu lelah dengan agenda siang tadi. Tapi tetap saja ada beberapa ulah dan ceplosan kecil yang memecah gelak tawa di antara kami. Lalu kami mulai berkonsentrasi pada hasil kesepakatan yang terpampang di layar (layar apa? Layar itu lah pokok nya -_-). Al hasil, selesai juga pengesahan priker mala mini, *ffiiuuuhh waktu nya menunaikan hak mata* Alhamdulillah…
**
Ahad, 17 Maret 2013
(Singkat cerita => lagi-lagi dan lagi cerita saya singkat, hahhaha)
Jam 11, siang itu kami sudah mulai berkumpul lagi di aula, (saya gk cerita kegiatan di luar aula ya?? Sory, udah pegel tangan nya :D). Bersiap-siap untuk acara penutupan. Namun sebelum acara di tutup, Ketua GKJ pun memberikan kesempatan pada kami untuk mengevaluasi kinerja kami di acara tersebut, meski banyak kritikan yang masuk, namun sebenar nya itu adalah bentuk support dari si pengkritik, yakin lah!! Usai evaluasi, kami di beri waktu untuk makan siang dan sholat dzuhur, di samping itu, para pengurus wilayah mengadakan evaluasi tertutup antara pengurus.
Sekitar jam 2 siang, penutupan pun akan segera di mulai, ah… agak nya ada rasa sedih yang terselip dalam hati, rasanya masih ingin bercengkrama dengan kalian… 2 hari sangat cukup untuk dapat menyayangi dan mencintai kalian, namun 2 hari sangat kurang untuk menikmati keindahan dan kehangatan ukhuwah bersama kalian. Banyak cerita, banyak tawa, banyak pelajaran, banyak kebaikan yang kita dapat dalam acara ini. Alhamdulillah… terutama mendapatkan sahabat-sahabat sehebat dan sehangat kalian lah yang wajib aku syukuri…
Ada dia yang selalu tersenyum, sehingga setiap orang yang memandang nya akan senantiasa berhusnudzon pada nya…
Ada dia yang sangat supel, ada dia yang friendly, ada dia yang sangat “merangkul”…
Ada dia yang sopan, Ada dia yang bijak, ada dia yang kocak, ada dia yang pendiam, ada dia yang tidak pernah angkat bicara dalam forum besar namun selalu bicara pada forum kecil nya sendiri, Ada dia yang pelupa dengan password di akun-akun pribadi nya, ada dia yang sering nerfess, ada dia yang selalu berargument dengat kalimat-kalimat intelek nya, dan tentu ada juga dia yang selalu menyimpulkan orang lain dari sisi pandang nya sendiri (Penulis :D) .
LENGKAP SEKALI!! :D
Inilah hebatnya kita, saling melengkapi, saling ingatkan saat yang lain lupa, saling membenarkan saat yang lain salah, saling membantu saat yang lain susah. Tak ada alas an untuk tidak mencintai kalian lillahita’ala!!!
**
Lalu acara di tutup, oleh Ketua Garuda Keadilan pusat. Gokil ya orang nya?? :D
Lalu chek out dari Lokasi, lalu back to Jakarta…
(Di paragraph terakhir, saya sudah kehabisan kata-kata yang sok puitis tapi agak gak logis ini, seperti nya memang kurang rapih tulisan saya ini, masih acak-acakan, masih butuh masukan kritikan dan saran)
Mohon maaf kepada teman-teman sekalian, jika dalam tulisan saya ada kata-kata yang menggores kenyamanan hati anda, tiada hal lain, ini hanyalah sedikit luapan perasaan bahagia saya dapat mengenal kalian, terlihat agak lebay ya? Mohon maaf, saya belum ahli dalam merangkai kata.
Semangat berkarya teman teman J
Salam Ukhuwah!!!
“Jalan sama-sama, bukan sama-sama jalan ya…”
Jatipadang, 20 Maret 2013.
Read more
Langganan:
Komentar (Atom)




